Waspadai Twitter Kit! Perangkat penyebar spam di Twitter kabarnya mulai hangat beredar di forum-forum underground. Selain mengirim spam dalam jumlah ribuan, Twitter Kit diduga juga pintar mengobrak abrik data follower. Ibarat pohon, makin tinggi makin sering diterjang angin. Twitter pun demikian. Salah satu jejaring sosial fenomenal ini mulai dikuntit masalah. Dengan jumlah Tweets mencapai ribuan per detik dan 100 juta user di seluruh dunia, tak heran kalau Twitter pun dilirik oleh spammer. Apalagi dengan hadirnya Twitter Kit.
Tool kit yang ditemukan Max Goncharov, seorang periset advanced threat dari Trend Micro, ini disebut-sebut bisa mengirim spam ke pengguna Twitter dalam jumlah besar via socks5 proxy. Bahkan aturan account limit yang ditetapkan Twitter pun bisa diterjangnya. Kemampuan ini sangat berguna dalam proyek-proyek search engine optimization (SEO).
Ketika spammer mendapatkan akun seorang user Twitter, ia akan mengirimkan spam berupa link pendek seperti dari bit.ly dantinyurl tanpa henti. Volume spam akan sangat banyak sehingga akan sulit memilah mana tweet yang hanya spam dan yang non spam. Bahaya selanjutnya adalah phising atau tergiringnya user Twitter untuk mengunduh materi yang sebenarnya akan merusak sistem.
Selain itu, Twitter Kit juga dapat digunakan untuk menelisik siapa saja follower dari user Twitter. Dan tidak berhenti sampai di situ, pengguna Twitter Kit bisa mengirimkan Follow invite kepada mereka.Ada yang menduga, tool kit ini semula dipakai untuk mendistribusikan link-link berbau pornografi, karena Twitter Kit sempat ditawarkan sebagai bonus dalam pembelian data 10 ribu follower konten dewasa (adult content). Namun perkembangan selanjutnya adalah Twitter Kit kini dijual dengan harga US$ 20. Artinya lebih banyak lagi penjahat dunia maya yang bisa memanfaatkannya!
Untungnya Twitter cepat tanggap. Salah satunya adalah link service Twitter akan memeriksa setiap link yang dikonversi, apakah mengacu pada situs-situs berbahaya. Jika ya, user akan diberi peringatan dini sebelum mengakses situs tersebut. Dari sisi user, Trend Micro manyarankan pengguna memasang aplikasi browser protection, misalnya Trend Micro Browser Guard. Bersikap waspada seharusnya selalu dimiliki penjelajah dunia maya. Max Goncharov menyarankan pengguna Twitter untuk selalu mewaspadai follower dan link yang mencurigakan.




Posted in